Kamis, November 22, 2007

DEPRESI niy !!!!!

AAaarrrRrrrrGgghhh,,,,!!!
kesel !!
BT !!
Maleuzz !!
Caaakkkk,,,, Menyeramkan!!


Tolongin Gw dunkz,,,,!!

Bwt,,
Menyelesaikan,,,

hhmm,,,

hhmm,,,

hhmm,,




Origami Babi Ini,,,,

ada yg bisa ga yah??
dah d coba ber jam-jam tapi ga berhasil niy,,,

sebel!!





Selamat Mencoba !!!

Biar Pada Strezzz Smua,,,
hahahhahahaha,,,,
haaaaaaaaaaaaaaa,,,,
aaaaaaaaaaaaaa,,,,

Damn!!!

-sandie-

Rabu, November 21, 2007

The Winner And The Loser

The Winner is always part of the answer;
The Loser is always part of the problem.

The Winner always has a program;
The Loser always has an excuse.

The Winner says, “Let me do it for you”;
The Loser says, “That is not my job.”

The Winner sees an answer for every problem;
The Loser sees a problem for every answer.

The Winner says, “It may be difficult but it is possible”;
The Loser says, “It may be possible but it is too difficult.”

When a Winner makes a mistake, he says, “I was wrong”;
When a Loser makes a mistake, he says, ” It wasn’t my fault .”

A Winner makes commitments;
A Loser makes promises.

Winners have dreams;
Losers have schemes.

Winners say, ” I must do something “;
Losers say, “Something must be done.”

Winners are a part of the team;
Losers are apart from the team.

Winners see the gain;
Losers see the pain.

Winners see possibilities;
Losers see problems.

Winners believe in win-win;
Losers believe for them to win someone has to lose.

Winners see the potential;
Losers see the past.

Winners are like a thermostat;
Losers are like thermometers.

Winners choose what they say;
Losers say what they choose.

Winners use hard arguments but soft words;
Losers use soft arguments but hard words.

Winners stand firm on values but compromise on petty things;
Losers stand firm on petty things but compromise on values.

Winners follow the philosophy of empathy: “Don’t do to others what you
would not want them to do to you”;
Losers follow the philosophy, ” Do it to others before they do it to you
.”

Winners make it happen;
Losers let it happen.

Winners plan and prepare to win.
The key word is preparation .


source :
papilon sur la fleur du lys

Selasa, November 20, 2007

Ooohhh,,,, Sepak Bola Indonesia,,,

Belakangan ini sakit kepala gw slalu kambuh stiap kali nonton bola di TV. emang selalu kambuh siy stiap kali nonton bola karena terlalu terbawa emosi pertandingannya. apalagi kalo tim kesayangan yang lagi tanding di liga eropa ato ga di liga champions. tapi sakit kepala yang satu ini lain dari yang lain. bukan karena atmosfer pertandingannya, tapi karena emosi sama pertandingannya. ya, hal yang wajar siy kalo penonton sering terbawa emosi di kala suatu pertandingan sepakbola sedang berlangsung, tapi kalo emosi bukan karena aura pertandingannya, tapi emosi gara-gara pertandingannya itu sendiri yang ga sesuai dengan citra profesionalisme para pesepakbola yang udah terstandarisasi oleh persatuan sepakbola sejagad (FIFA), itu lain ceritanya.

hal itu terjadi saat gw nonton LIGA INDONESIA, pertandingan antara PSIM Jogjakarta melawan PERSITER Ternate belum lama ini. pada awalnya siy pertandingannya seru abiez. kedua tim saling adu strategi (ga tau dhe pada punya strategi ato gak!). yang pasti siy sampe-sampe kue brownies yang gw makan ga terasa dah abis aja (emang laper jg siy gw). tapi lama kelamaan, karakteristik "asli" para pemainnya mulai keluar pas memasuki babak kedua. kaya'nya, instruksi pelatih dah di anggep anjing menggonggong aja gitu, mereka pada maen pake emosi, bukan pake skill yang selama ini mereka banggain sebagai "pemain profesional".

akhirnya, insiden yang di tunggu-tunggu pun terjadi juga. setelah para pemain ini beradu OTOT tanpa kendali OTAK, salah seorang penyerang PERSITER Ternate di langgar oleh pemain belakang PSIM di dalam kotak pinalti (mungkin pemain belakangnya bosen kali ngelanggar dia di luar kotak pinalti, ato gak dia pengen ngetest wasitnya bisa ato gak). ga tau wasitnya sadar ato gak (ato mungkin refleks kakinya kesandung trus peliutnya ketiup), akhirnya sang pengadil tersebut menunjuk titik putih yang berada di dalam kotak pinalti dan menyatakan pinalti untuk kesebelasan PERSITER Ternate.

ceritanya gak sampe di situ.
kontan aja para pemain PSIM Jogjakarta langsung sewot. soalnya (menurut gw siy), pelanggarannya 50-50, soalnya si penyerang PERSITER keliatan ngakuin pelanggaran duluan tapi wasitnya gak ngeliat. tapi salah si pemain belakang yang ngelanggar juga siy (abisnya nyari gara-gara di dalem kotak pinalti). dan yang paling di sayangkan sekali dan sekaligus mencoreng dunia pesepakbolaan indonesia yang sudah tercoreng, para pemain PSIM akhirnya megikuti tingkah laku para punggawa MPR/DPR, langsung Walkout dari lapangan pertandingan.

GILA!!!
gimana gak gila. wasit, yang di tunjuk sebagai pengadil di lapangan pertandingan, sekaligus salah seorang yang memegang kekuasaan tertinggi dalam pertandingan, gak berani melakukan tindakan apa-apa (kecuali CENGO' dengan tampang blo'onnya!). di saaat para pemain PSIM "cengar-cengir" di pinggir lapangan, mogok gak mau ngelanjutin pertandingan.

apakah itu yang di namakan PROFESIONALISME???


ga ada bedanya sama ANAK KECIL yang ngambek gara-gara permennya di ambil sama anak tetangga!!

dimana upaya penegakan peraturan pertandingan??
dimana sportivitas para pemain yang yang "berbandrol" profesional??

NOTHING!!!

tapi akhirnya, setelah puas mempermalukan sang wasit yang gak bisa berbuat apa-apa dalam mengendalikan pertandingan, para pemain PSIM pun sepakat untuk ngelanjutin pertandingan. dan pinalti pun tak terelakkan bagi tim tuan rumah, yang akhirnya mesti ketinggalan 1 gol lewat tendangan pinalti.
aksi "lelucon" mereka belum selesai sampai di situ. para pemain PSIM berniat untuk "balas dendam" kepada para pemain PERSITER. bertubi-tubi sabetan kaki pun di layangkan para pemain PSIM kepada para pemain PERSITER. anehnya lagi, wasit tuh seakan ga ngegubris sama sekali perbuatan para pemain PSIM tersebut!
mungkin dia masih ngerasa "ga enak" kali ma para pemain PSIM, gara-gara pinalti kontroversial tadi dan akhirnya "menghalalkan" segala bentuk perbuatan Mungkar para pemain PSIM terhadap para pemain PERSITER.

trus para pemain PERSITER ngrasa "gerah" juga dunk. ya di balaslah aksi para pemain PSIM oleh para pemain PERSITER. ga "seheboh" sama apa yang di lakuin para pemain PSIM siy, tapi dampaknya, wasit langsung ngeluarin kartu kuning buat pemain PSIM yang ngelanggar. lagi-lagi, wasit ngulangin kesalahan dia (kayanya nih wasit ga da kapoknya bikin kesalahan. bukannya introspeksi sehabis ngelakuin kesalahan, eh malah doyan bikin kesalahan trus).
jelas banget terlihat di sini bahwa ada unsur paksaan dari pihak PSIM yang ga mau menelan kekalahan di laga kandang mereka. akhirnya, wasit pun secara jelas ngebelain para pemain PSIM, ga mau tau apakah yang dia belain itu bener ato salah.

yang gak kalah bodoh lagi para pemain PSIM itu sendiri. bukannya mikirin bagaimana cara ngebales kebobolan mereka yang sudah ketinggalan 1-0, eh malah mikirin emosi mereka masing-masing. alhasil, banyak peluang yang mereka buang secara sia- sia.
dan kejadian aneh pun terulang!
baru kali ini gw liat pertandingan sepakbola selama ini. saking ngebelainnya, tuh wasit sampe ngasih waktu tambahan selama lebih dari 20 menit!!
tampilan waktu di layar dah nunjukkin menit yang ke 110, padahal waktu normalnya cuma 90 menit, dan wasit pun belum nunjukkin tanda-tanda bakalan mengakhiri pertandingan hari itu.

para suporter pun dah keliatan gerah, sambil memaki-maki wasit, bukannya ngasih semangat buat timnya yang sedang di landa kekalahan juga kelelahan.
betul-betul ga menunjukkan sikap kedewasaan!!

akhirnya, setelah waktu sampai di menit ke 115, wasitpun meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, sesaat setelah penyerang PSIM melesakkan gol yang membuat keadaan menjadi imbang 1-1.

jelas terlihat di sini bahwa para pemain sepakbola di indonesia, belum menunjukkan sikap sportivitas dan profesional mereka. dan para pengadil lapangan hijau pun belum menampakkan ketegasan sedikitpun dari kewajiban mereka yang seharusnya.
apakah ini merupakan pertanda bahwa persepakbolaan indonesia sudah lama kehilangan "jiwa" dari serunya permainan sepakbola itu sendiri??
PSSI pun belum melakukan langkah-langkah yang nyata terhadap kasus yang serupa yang sering melanda persepakbolaan kita.

sadarlah wahai para punggawa sepak bola indonesia!!
sadarlah wahai para supporter pembela kehormatan tim kesayangan kita!!
sadarlah wahai para penegak peraturan yang menjaga nama baik sepak bola!!

sadarlah wahai kita semua yang mengaku para penggila bola!!

majulah,,,
Ooohhh,,,, Sepak Bola Indonesia,,,

-sandie-

Rabu, November 07, 2007

Males Beud,,,

iyah,, males bgt dhe ma kuliah,, soalnya, kuliah bukan jadi kebutuhan untuk memperdalam ilmu lagi, tapi dah seperi rutinitas yg monoton! itu yg sedang terjadi di dlm diri gw sekarang.. makanya jadi males!

sebenernya siy pengen bgt ngilangin sifat males niy, soalnya sama sekali ga ngebantu banget! tapi setiap kali mo berubah, ada aja cobaan yg ngalihin perhatian ke hal lain. trus jadi lupa ma tujuan dhe,,

kaya sekarang ja,, bolos kuliah lagi,, gara-gara telat masuk 3 menit! kuliah Manajemen Pemasarannya pa' Bobby.. bisnya males bgt siy (tuh kan males lg alesannya!).. ga, males aja,, coz klo masuk kelas setelah ntu dosen masuk, pasti bakalan di ceng'in abis!! no mather what da reason.. dah gitu, kuliahnya jg cm dengerin dy ngemeng ja (lebih tepatnya nglucu siy,, bis emang lucu siy, meski kadang garing gitu). trus klo dah males gini, ujung-ujungnya browsing d lab dhe,,

duh God!! sadarkanlah aku dari perbuatan jahat ini!!

Senin, Oktober 08, 2007

Today is Oct 8th !

happy birthday to ME
happy birthday to ME
happy birthday dear SANDIE
happy birthday to ME..

hhehehe,, narziz jg yah gw,,,